Perilaku Pengguna Web, Peran dan Dampak Perilaku Sosial dari Pengguna

Perilaku Pengguna Web (di Indonesia)
Dari survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terungkap beragam perilaku pengguna internet di Tanah Air. Berikut pemaparannya:
Foto: detikINET
Terlihat chatting menjadi perilaku yang sering dilakukan pengguna web di Indonesia, diikuti social media dan search engine.

Peran dan Dampak Perilaku Sosial dari Pengguna
Dengan berkembangnya web saat ini semakin memudahkan proses komunikasi tanpa memikirkan jarak, ruang dan waktu, lebih mudah dalam memperoleh informasi dengan memperolehnya lebih cepat. Web juga berperan penting dalam proses membantu seseorang dalam melakukan pekerjaannya dalam mengolah data, berbisnis, berbagi informasi tanpa di batasi oleh ruang dan waktu.
Kenyamanan yang dirasakan oleh adanya perkembangan teknologi tersebut dapat berpengaruh terhadap gaya hidup seseorang, cara pandang dan mempengaruhi kebudayaan masyarakat tertentu.

Berikut adalah dampak positif dan negatif dari penggunaan web:
a. Dampak Positif
  1. Sebagai media berkomunikasi, dengan adanya web tersebut menjadi mudah untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia tanpa di batasi oleh ruang dan waktu.
  2. Sebagai media pertukaran data, pengguna dapat saling bertukar informasi dengan cepat.
  3. Media untuk mencari informasi atau data, menjadikan web sebagai salah satu sumber informasi yang sering digunakan karena keakuratannya dalam menyajikan informasi.
  4. Memudahkan untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi ke tempat penawaran atau penjualan yang dapat menghabiskan waktu dan tenaga.
  5. Sebagai media hiburan, beberapa web telah menciptakan fasilitas game, audio dan video.
b. Dampak Negatif
  1. Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik karena terlalu asik dan berlebihan dalam menggunakannya.
  2. Meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber karena penyalahgunaan.
  3. Cyber bullying yang marak terjadi terutama di media sosial.
  4. Konten negatif yang berkembang dengan pesat, walaupun pemerintah sudah berusaha membatasi agar tidak ada konten negatif.
  5. Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas, karena kebebasan dalam berpendapat di media sosial.
Sumber:

Komentar